9 Rumah Terendam Banjir Lahar Semeru, 136 KK Sempat Terisolasi

- Publisher

Sabtu, 6 Desember 2025 - 11:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Foto: Istimewa/BS)

i

(Foto: Istimewa/BS)

Bicarasurabaya.com – Banjir lahar hujan dari Gunung Semeru kembali melanda wilayah Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Sembilan rumah dan satu warung di Dusun Sumberlangsep, Desa Jugosari, Kecamatan Candipuro, terendam material lahar yang membawa pasir dalam volume besar, Jumat (5/12) sore.

Kepala Pelaksana BPBD Lumajang, Isnugroho, mengatakan banjir lahar membuat aliran Sungai Regoyo meluap hingga ke permukiman. “Sembilan rumah terdampak dan satu warung rusak di tepi sungai,” ujarnya dalam keterangan yang dikutip, Sabtu (6/12/2025).

Baca Juga:  Surabaya Berpotensi Hujan Ringan Siang hingga Sore

Sebuah video amatir warga menunjukkan aliran lahar bercampur pasir mengeluarkan uap panas ketika memasuki pemukiman. Warga Sumberlangsep bergegas mengungsi ke lokasi aman setelah debit aliran meningkat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

BPBD baru bisa melakukan asesmen hari ini setelah jalan menuju dusun sebelumnya tertutup material lahar. Sekitar 136 kepala keluarga sempat terisolasi sebelum alat berat dikerahkan untuk membuka akses.

“Alat berat mengeruk timbunan pasir sehingga kami bisa masuk melakukan asesmen dan menyalurkan bantuan logistik,” kata Isnugroho.

Baca Juga:  440 Titik Genangan Rampung, Surabaya Minta Pusat Normalisasi Sungai

Warga setempat sebelumnya sudah menyiapkan langkah mitigasi, termasuk mendirikan pos pengungsian serta memanfaatkan lumbung dusun yang memiliki persediaan logistik.

Isnugroho mengingatkan warga untuk tetap meningkatkan kewaspadaan. Status Gunung Semeru hingga kini bertahan pada Level III atau Siaga. Rekomendasi jarak aman dari PVMBG, terutama dari aliran sungai yang berhulu di puncak Semeru, harus dipatuhi.

Data pos pengamatan Gunung Semeru mencatat getaran banjir atau lahar hujan terekam satu kali dengan amplitudo 35 mm selama 6.360 detik—hampir dua jam—pada Jumat sore.(BS/za)

Berita Terkait

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:02 WIB

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:54 WIB

Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya

Berita Terbaru

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB