Daop 8 Surabaya Amankan 197 Tumbler Tertinggal, Baru 24 Diambil Pemilik

- Publisher

Jumat, 28 November 2025 - 16:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Seorang calon penumpang sedang mengisi ulang air minum menggunakan tumbler di Stasiun Gubeng. (Foto: Ist-Humas Daop 8/BS)

i

Seorang calon penumpang sedang mengisi ulang air minum menggunakan tumbler di Stasiun Gubeng. (Foto: Ist-Humas Daop 8/BS)

Bicarasurabaya.com – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 8 Surabaya mencatat sebanyak 197 botol minum atau tumbler tertinggal di stasiun dan rangkaian kereta sepanjang Januari–Oktober 2025. Dari jumlah tersebut, baru 24 tumbler yang kembali diambil pemiliknya, sementara 173 lainnya masih tersimpan di layanan Lost and Found.

Manager Humas Daop 8 Surabaya, Luqman Arif, mengatakan tumbler menjadi salah satu barang yang paling sering tertinggal penumpang. “Semua barang temuan kami amankan dan tunggu hingga pemiliknya mengambil kembali,” ujarnya, Jumat (27/11/2025).

Baca Juga:  Emas Antam Hari Ini Naik Jadi Rp 2,61 Juta per Gram, Simak Daftar Harga Lengkapnya

Luqman menilai temuan ini menunjukkan masih perlunya edukasi kepada penumpang untuk selalu memeriksa kelengkapan barang saat turun dari kereta maupun meninggalkan stasiun.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Petugas, kata dia, juga rutin mengingatkan penumpang agar menjaga barang bawaan, termasuk tumbler, demi kenyamanan bersama.

KAI turut mendorong penumpang membawa tumbler pribadi untuk mengurangi sampah plastik sekali pakai. Fasilitas Water Station kini tersedia di sejumlah stasiun keberangkatan seperti Surabaya Gubeng, Surabaya Pasarturi, Malang, Lamongan, dan Sidoarjo. Ke depan, Water Station akan dipasang secara bertahap di seluruh stasiun keberangkatan.

Baca Juga:  Tak Kuasa Menahan Tangis Di Samping Peti, Eri Cahyadi: Almarhum Pemimpin yang 'Ngemong'

“Pelanggan bisa mengisi ulang air minum secara mandiri sebelum naik kereta. Selain lebih hemat, juga mengurangi sampah plastik,” kata Luqman.

Penumpang yang merasa kehilangan barang dapat melapor ke petugas stasiun. Barang yang sesuai dengan identitas dan bukti kepemilikan dapat langsung diambil melalui layanan Lost and Found.

Di wilayah Daop 8, pengambilan barang temuan dapat dilakukan di Stasiun Surabaya Gubeng, Surabaya Pasarturi, atau Stasiun Malang. “Seluruh barang temuan kami catat dan simpan dengan aman hingga diserahkan kepada pemiliknya,” ujar Luqman.(BS/za)

Berita Terkait

Kecelakaan 3 Truk di Tol Ngawi-Solo, 1 Tewas dan 4 Luka
3 Korban Ledakan Ruko Pakuwon City Jalani Operasi di RSUD Soetomo
2 Korban Ledakan Pakuwon City Jalani Operasi, Kini Dirawat di ICU
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram
Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:46 WIB

Kecelakaan 3 Truk di Tol Ngawi-Solo, 1 Tewas dan 4 Luka

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:17 WIB

3 Korban Ledakan Ruko Pakuwon City Jalani Operasi di RSUD Soetomo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:43 WIB

2 Korban Ledakan Pakuwon City Jalani Operasi, Kini Dirawat di ICU

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Berita Terbaru

Kondisi kecelakaan pasca alami kecelakaan di Tol Ngawi-Solo. (Foto: Gakum Polres Ngawi/Ist)

Bicara Jatim

Kecelakaan 3 Truk di Tol Ngawi-Solo, 1 Tewas dan 4 Luka

Rabu, 7 Okt 2026 - 13:46 WIB

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB