Pemkot Surabaya Hadirkan Job Fair Disabilitas, 10 Perusahaan Tawarkan 285 Peluang Kerja

- Publisher

Rabu, 26 November 2025 - 08:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Para disabilitas saat daftar kerja/dok.bicarasurabaya.com

i

Para disabilitas saat daftar kerja/dok.bicarasurabaya.com

Bicarasurabaya.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya membuktikan komitmen kuatnya dalam mewujudkan kesetaraan dan inklusivitas di dunia kerja. Sebagai langkah nyata pemenuhan hak bekerja bagi seluruh warga, Pemkot Surabaya melalui Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) resmi menggelar Job Fair dan Walk-In Interview khusus penyandang disabilitas untuk pertama kalinya, Selasa (25/11/2025).

Acara yang dihelat selama dua hari, mulai 25 hingga 26 November 2025 di Gedung Wanita Chandra Kencana, Jalan Kalibokor Selatan No. 2 Surabaya ini, menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dalam memberikan akses kesetaraan ekonomi.

Sebanyak 10 perusahaan ternama berpartisipasi menyediakan total 285 lowongan pekerjaan bagi talenta-talenta istimewa Surabaya. Antusiasme peserta pun terbilang tinggi, tercatat saat ini jumlah pencari kerja mencapai 300 orang, sehingga pelaksanaan kegiatan dibagi menjadi dua sesi demi kenyamanan dan kelancaran.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mewakili Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Surabaya, Lilik Arijanto, dalam sambutannya menegaskan bahwa kemajuan Surabaya tidak bisa hanya dilihat dari infrastruktur fisik semata.

Baca Juga:  Perusahaan Tak Bayar THR? Ini Cara Lapor di Surabaya

“Pembangunan sejati adalah ketika setiap warga, termasuk saudara kita penyandang disabilitas, mendapatkan peluang yang sama untuk berkembang, bekerja, dan berkontribusi,” ujar Sekda Lilik.

Sekda Lilik menekankan, melalui kebijakan inklusif dan pelatihan kompetensi, pemkot berupaya menghadirkan ekosistem yang memberi panggung bagi setiap kemampuan dan potensi yang ada. Pemkot Surabaya akan terus hadir mendampingi melalui pemberdayaan ekonomi dan pemenuhan  hak-hak dasar, sebagai fondasi utama dalam membangun kemandirian hidup yang bermartabat.

“Inilah wujud nyata kolaborasi antara pemerintah, dunia kerja, dan kawan-kawan disabilitas. Besar harapan saya, upaya ini dapat melahirkan lebih banyak tenaga kerja berdaya saing, membuka pintu peluang baru, serta mempererat sinergi di semua lini,” imbuhnya.

Kepala Disperinaker Kota Surabaya, Agus Hebi Djuniantoro, menjelaskan bahwa bursa kerja ini lahir berdasarkan data. Tercatat ada 4.663 angkatan kerja disabilitas di Surabaya yang memiliki potensi besar.

Langkah besar Pemkot Surabaya ini diharapkan menjadi pembuka jalan bagi ribuan penyandang disabilitas lainnya untuk mendapatkan hak yang setara di dunia profesional, sekaligus mengajak sektor swasta untuk lebih terbuka merangkul keberagaman.

Baca Juga:  Ratusan Lowongan Dibuka untuk Penyandang Disabilitas di Surabaya

“Sesuai amanat undang-undang mengenai kuota 1% pekerja disabilitas, kami bergerak. Perusahaan yang hadir hari ini benar-benar mencari kompetensi. Misalnya, untuk posisi Quality Control, teman-teman disabilitas dianggap sering kali lebih unggul karena tingkat fokus dan ketelitian yang luar biasa,” jelas Hebi.

Fokus penerimaan kali ini diutamakan bagi penyandang disabilitas fisik, tunarungu, tunawicara, tunadaksa, dan tunanetra parsial. Untuk memastikan kenyamanan, pelamar diwajibkan mendaftar melalui tautan bit.ly/daftarassik dan didampingi keluarga saat datang ke lokasi sesuai sesi.

“Kami akan kawal sampai tanda tangan kontrak. Kami juga akan memantau hubungan industrialnya agar mereka bekerja dengan aman dan nyaman sesuai aturan,” tambahnya.

Bagi yang belum terserap, Pemkot Surabaya telah menyiapkan program pelatihan bersertifikasi melalui aplikasi “Arek Surabaya Siap Kerja” (ASSIK). “Pemerintah bertekad menurunkan angka pengangguran dan memastikan ribuan penyandang disabilitas di Surabaya mendapatkan tempat yang setara di dunia profesional,” tegasnya.

Baca Juga:  Cegah Kemiskinan Baru, Surabaya Perluas Jaminan Sosial untuk Pekerja Informal

Tak hanya itu saja, Hebi menerangkan, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi pun turut memberikan apresiasi kepada perusahaan yang berkomitmen membuka peluang ini. “Beliau menyampaikan penghargaan yang sebesar-besarnya kepada perusahaan dan lembaga yang telah menunjukkan komitmen nyata dalam membuka peluang kerja bagi penyandang disabilitas,” terangnya.

Di samping itu, salah satu pencari kerja, Rafif Aqil Priyono, tak dapat menyembunyikan kegembiraannya. “Perasaan saya senang sekali karena ada job fair khusus ini. Sangat membantu saya sebagai penyandang disabilitas untuk mencari pekerjaan,” ungkapnya.

Hal senada dirasakan oleh Indah, yang datang didampingi penerjemah bahasa isyarat dari Disperinaker Surabaya, Intan. Indah melamar posisi housekeeper di sebuah hotel berbintang.

“Indah sangat bahagia. Harapannya tentu bisa diterima kerja untuk memperbaiki perekonomian keluarga. Indah menyampaikan terima kasih kepada Pemkot Surabaya yang tidak melihat keterbatasan kami, tapi memberi kesempatan,” tutur Intan menerjemahkan harapan Indah. (BS/Raf)

Berita Terkait

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom
58 ASN Surabaya Kena Sanksi, Ada yang Mangkir Lebih dari 10 Hari
Ruko Nasi Tempong Sri Dewi Jadi Pusat Ledakan Pakuwon City

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:54 WIB

Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:37 WIB

5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:15 WIB

3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB