DV, PSK Anak di Eks Dolly, Kini Jalani Pemulihan di Shelter

- Publisher

Jumat, 21 November 2025 - 10:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas amankan praktek prostitusi di eks lokalisasi Dolly. (Foto: Istimewa/BS)

i

Petugas amankan praktek prostitusi di eks lokalisasi Dolly. (Foto: Istimewa/BS)

Bicarasurabaya.com – Seorang anak perempuan berusia 16 tahun berinisial DV ditemukan bekerja sebagai pekerja seks komersial (PSK) di kawasan eks lokalisasi Dolly, Surabaya. DV ditangkap saat polisi melakukan penggerebekan di Jalan Putat Jaya Timur, Sawahan. Pemerintah Kota Surabaya memastikan korban kini mendapat pendampingan penuh.

Kepala DP3APPKB Surabaya, Ida Widayati, menjelaskan DV baru tiga bulan dieksploitasi oleh seorang muncikari. Remaja itu terjerat setelah membutuhkan biaya hidup. “Dari tarif Rp350 ribu per tamu, dia hanya menerima Rp150 ribu. Sisanya diambil muncikari,” ujarnya yang dikutip, Jumat (21/11/2025).

Baca Juga:  Dua Warung di JLS Tulungagung Ambruk ke Jurang Akibat Longsor

Ida menuturkan DV hidup bersama kakaknya sementara ibunya bekerja sebagai TKW di Taiwan dan ayahnya di Bojonegoro. Bantuan uang dari orang tua tidak mencukupi kebutuhan sehari-hari sehingga membuatnya rentan dimanfaatkan pihak lain. “Setiap bulan hanya diberi sekitar seratus ribu. Kondisi ini membuat dia mengambil jalan pintas,” kata Ida.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pemkot Surabaya telah menempatkan DV di shelter untuk pemulihan. Ia sempat syok saat diamankan, namun kini mendapat pendampingan psikologis dan pemeriksaan kesehatan. “Hasil tes HIV negatif dan pemulihan psikologinya terus kami dampingi,” ujar Ida.

Baca Juga:  Jalur Trenggalek–Ponorogo Lumpuh, Batu Raksasa Tutup Badan Jalan

Sebelumnya, Sat Samapta Polrestabes Surabaya menggerebek lokasi tersebut pada Sabtu (15/11/2025) dini hari setelah menerima laporan masyarakat soal dugaan praktik prostitusi. Kasat Samapta AKBP Erika Purwana Putra mengatakan empat orang diamankan: dua PSK dan dua muncikari. “Salah satu yang diamankan adalah anak di bawah umur,” jelasnya.

Kasus ini kini didalami lebih lanjut untuk memastikan proses hukum terhadap para muncikari dan pemulihan bagi korban.(BS/za)

Berita Terkait

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom
58 ASN Surabaya Kena Sanksi, Ada yang Mangkir Lebih dari 10 Hari

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:54 WIB

Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:37 WIB

5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo

Berita Terbaru

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB