Rumah Sakit-Posyandu Diminta Bersinergi Untuk Layanan Kesehatan Setara Tanpa Sekat Sosial

- Publisher

Jumat, 21 November 2025 - 07:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

i

Oplus_131072

Bicarasurabaya.com – Wali Kota Eri Cahyadi menekankan pentingnya integrasi dan peran aktif seluruh fasilitas kesehatan, termasuk rumah sakit swasta dan negeri, dalam kegiatan Posyandu sebagai upaya meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat secara merata.

Ia menyatakan bahwa gerakan kesehatan di Surabaya tidak bisa hanya mengandalkan Puskesmas, tetapi Integrasi Posyandu dengan seluruh rumah sakit bertujuan agar pelayanan kesehatan lebih optimal.

“Dengan Posyandu yang sudah terintegrasi, maka saya mengajak rumah sakit yang ada di Surabaya juga bersinergi. Jadi nanti Posyandu-Posyandu itu tidak hanya didatangi dokternya dari Puskesmas, tapi dari semua rumah sakit yang ada di Kota Pahlawan,” jelas Wali Kota Eri dalam keterangannya yang dikutip, Jumat (21/112025).

Eri berharap, pergerakan ini menjadi gerakan bersama antara seluruh Puskesmas, rumah sakit swasta, dan negeri, yang akan menghasilkan lompatan luar biasa untuk kesehatan di Posyandu.

Lebih lanjut, Wali Kota Eri Cahyadi memberikan peringatan keras kepada seluruh direktur rumah sakit agar menghilangkan sekat-sekat kesenjangan sosial dalam pelayanan kesehatan.

Wali Kota Eri tidak ingin melihat warga Surabaya terkotak-kotak antara kelompok kaya dan miskin.“Saya tidak ingin melihat warga Surabaya ini terpetak-petak karena ada kelompok minoritas, dan kelompok mayoritas. Semua masyarakat harus mendapatkan akses kesehatan yang sama dan menyeluruh,” imbuhnya.

Baca Juga:  Bayi Lahir di Surabaya Langsung Dapat 3 Dokumen Adminduk Gratis

Sementara Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya, Nanik Sukristina mengungkapkan pihaknya telah melakukan MoU dengan beberapa rumah sakit, di antaranya RS Husada Utama, RS Unair, RS dr. Soetomo, RS Haji, dan lainnya, untuk pelaksanaan kemitraan ini.

“Kami berharap seluruh rumah sakit di Surabaya dapat berkomitmen untuk meningkatkan dan mengoptimalkan layanan kesehatan bagi warga Surabaya,” tandasnya. (BS/za)

Berita Terkait

Kecelakaan 3 Truk di Tol Ngawi-Solo, 1 Tewas dan 4 Luka
3 Korban Ledakan Ruko Pakuwon City Jalani Operasi di RSUD Soetomo
2 Korban Ledakan Pakuwon City Jalani Operasi, Kini Dirawat di ICU
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram
Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:46 WIB

Kecelakaan 3 Truk di Tol Ngawi-Solo, 1 Tewas dan 4 Luka

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:17 WIB

3 Korban Ledakan Ruko Pakuwon City Jalani Operasi di RSUD Soetomo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:43 WIB

2 Korban Ledakan Pakuwon City Jalani Operasi, Kini Dirawat di ICU

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Berita Terbaru

Kondisi kecelakaan pasca alami kecelakaan di Tol Ngawi-Solo. (Foto: Gakum Polres Ngawi/Ist)

Bicara Jatim

Kecelakaan 3 Truk di Tol Ngawi-Solo, 1 Tewas dan 4 Luka

Rabu, 7 Okt 2026 - 13:46 WIB

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB