Surabaya Perketat Antisipasi Bullying Usai Kasus Kekerasan di Jakarta Utara

- Publisher

Selasa, 11 November 2025 - 16:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Foto: Dok Humas/BS)

i

(Foto: Dok Humas/BS)

Bicarasurabaya.com – Tragedi dugaan bullying disertai insiden peledakan di sebuah sekolah di Jakarta Utara memicu respons cepat Pemerintah Kota Surabaya. Wali Kota Eri Cahyadi memastikan penguatan antisipasi agar kejadian serupa tidak muncul di sekolah-sekolah Surabaya.

Eri mengatakan peristiwa kekerasan di lingkungan pendidikan dapat meninggalkan dampak panjang bagi anak, mulai trauma hingga munculnya sikap balas dendam. Karena itu, ia meminta seluruh jajaran Dinas Pendidikan (Dispendik) memperketat pengawasan dan memperkuat program pencegahan kekerasan di sekolah.

Baca Juga:  Pengamat Dukung Penataan Balai Pemuda, Demi Ruang Seni yang Terbuka

“Peristiwa seperti itu membahayakan, apalagi jika anak menjadi korban bullying. Ini harus menjadi perhatian serius,” ujarnya, Selasa (11/11/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebagai langkah proaktif, Pemkot Surabaya akan memperbanyak kegiatan yang mendorong interaksi positif antarsiswa. Kegiatan itu dirancang untuk memperkuat toleransi lintas agama, etnis, dan latar belakang sehingga potensi gesekan dapat ditekan sejak dini.

“Kami akan mengadakan berbagai acara melalui Dinas Pendidikan untuk menyatukan anak-anak dari semua agama dan etnis,” kata Eri.

Baca Juga:  Tak Kuasa Menahan Tangis Di Samping Peti, Eri Cahyadi: Almarhum Pemimpin yang 'Ngemong'

Ia menegaskan bahwa sekolah harus menjadi ruang aman bagi seluruh siswa. Setiap bentuk perundungan, tegasnya, tidak boleh dibiarkan berkembang.

“Tidak boleh ada bullying. Ini menyangkut psikologis dan masa depan generasi muda,” ujarnya.(BS/za)

Berita Terkait

2 Korban Ledakan Pakuwon City Jalani Operasi, Kini Dirawat di ICU
Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom
58 ASN Surabaya Kena Sanksi, Ada yang Mangkir Lebih dari 10 Hari

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:43 WIB

2 Korban Ledakan Pakuwon City Jalani Operasi, Kini Dirawat di ICU

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:54 WIB

Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:54 WIB

Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:37 WIB

5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB