Persebaya Tekuk Persis Solo di GBT, Eduardo: Kami Lebih Kompak di Babak Kedua

- Publisher

Minggu, 2 November 2025 - 22:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Foto: Istimewa/BS)

i

(Foto: Istimewa/BS)

Bicarasurabaya.com – Persebaya Surabaya sukses meraih tiga poin penting setelah menundukkan Persis Solo dengan skor tipis 2-1 pada laga Liga 1 2025/2026 di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Minggu (2/11/2025) malam.

Kemenangan ini menjadi bukti ketangguhan tim Bajul Ijo yang mampu bangkit setelah tertinggal lebih dulu di hadapan ribuan Bonek.

Persis Solo tampil agresif sejak awal dan berhasil mencetak gol cepat melalui Kodai Tanaka pada menit ke-15. Tembakannya tak mampu dibendung kiper Ernando Ari Sutaryadi, membuat tim tamu unggul 1-0.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tertinggal di kandang sendiri, Persebaya berusaha keluar dari tekanan. Kombinasi serangan dari Francisco Rivera, Gali Freitas, Bruno Moreira, dan Mihailo Perovic mulai membuat lini pertahanan Persis kewalahan.

Baca Juga:  Pengacara Cak Sholeh Meninggal Dunia, Sosok di Balik “No Viral No Justice”

Usaha itu berbuah hasil pada penghujung babak pertama. Perovic berhasil menyamakan kedudukan lewat sontekan jarak dekat memanfaatkan umpan matang dari Gali Freitas pada menit 45+1. Gol sempat ditinjau melalui VAR, namun wasit mengesahkannya. Skor imbang 1-1 menutup babak pertama.

Memasuki babak kedua, Persebaya tampil lebih solid dan berani menekan. Tekanan intens akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-51. Francisco Rivera melepaskan tembakan keras yang gagal diantisipasi kiper Persis, M. Riyandi, membawa Persebaya berbalik unggul 2-1.

Bajul Ijo sempat menambah gol lewat Rivera pada menit ke-71, namun VAR menganulir karena posisi offside. Meski terus menekan, skor 2-1 bertahan hingga laga usai.
Tambahan tiga poin ini membuat Persebaya semakin percaya diri menatap laga berikutnya.

Baca Juga:  Polisi Tangkap Otak Sindikat Scamming Internasional di Surabaya

Pelatih Persebaya, Eduardo Perez, mengakui timnya kesulitan di babak pertama karena koordinasi antar lini yang belum rapi.

“Di babak pertama jarak antar lini terlalu renggang, sehingga lawan mudah mengembangkan permainan. Di babak kedua kami memperbaikinya dan bermain lebih kompak,” ujarnya seusai pertandingan.

Menurut pelatih asal Spanyol itu, perubahan posisi dan komunikasi antar pemain menjadi kunci kebangkitan tim. Ia juga menekankan pentingnya keseimbangan antara menyerang dan bertahan.

Baca Juga:  Khofifah Angkat Wakil Wali Kota Jadi Plt Wali Kota Madiun

“Untuk bisa bersaing di liga ini, tim harus kuat bertahan dulu. Setelah itu, kualitas pemain akan menentukan hasil,” katanya.

Eduardo memberikan pujian khusus kepada Ernando Ari, yang tampil impresif dengan sejumlah penyelamatan krusial.

“Saya tidak terkejut dengan penampilan Nando karena saya tahu bagaimana dia berlatih setiap hari. Kami punya kiper dan pelatih kiper terbaik,” ucapnya memuji kerja sama Ernando dengan pelatih kiper Felipe Americo.

Ia juga menyoroti kontribusi dua pemain muda, Sadida dan Icaz, yang tampil penuh semangat. “Mereka menunjukkan perkembangan positif. Ini bukti bahwa akademi Persebaya terus menghasilkan talenta berkualitas,” tuturnya.(BS/za)

Berita Terkait

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom
58 ASN Surabaya Kena Sanksi, Ada yang Mangkir Lebih dari 10 Hari
Ruko Nasi Tempong Sri Dewi Jadi Pusat Ledakan Pakuwon City

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:54 WIB

Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:37 WIB

5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:15 WIB

3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB