Gunung Semeru Erupsi Enam Kali Dengan Tinggi Letusan Capai 700 Meter

- Publisher

Selasa, 21 Oktober 2025 - 09:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Tangkapan layar magma.esdm.go.id/BS

i

Foto: Tangkapan layar magma.esdm.go.id/BS

Bicarasurabaya.com – Gunung Semeru di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang, Jawa Timur, kembali menunjukkan aktivitas vulkanik tinggi. Gunung tertinggi di Pulau Jawa itu erupsi enam kali pada Selasa (21/10/2025) pagi, dengan ketinggian kolom abu mencapai 700 meter di atas puncak.

Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, Liswanto, melaporkan erupsi terakhir terjadi pukul 05.53 WIB. Kolom abu berwarna putih hingga kelabu tampak membumbung hingga 600 meter di atas puncak atau sekitar 4.276 meter di atas permukaan laut, dengan arah sebaran ke selatan.

Baca Juga:  Hujan Lebat Picu Longsor di Sampang dan Pamekasan

“Erupsi masih berlangsung saat laporan dibuat,” ujar Liswanto dalam laporan tertulis yang diterima di Lumajang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebelumnya, letusan serupa tercatat pukul 05.32 WIB dan 05.21 WIB, masing-masing dengan kolom abu setinggi 700 meter. Aktivitas vulkanik juga terjadi sejak dini hari, yakni pukul 00.20, 00.23, dan 00.35 WIB.

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menyatakan status Gunung Semeru masih berada di Level II (Waspada). Warga diminta tidak beraktivitas di sektor tenggara, khususnya di sepanjang Besuk Kobokan hingga radius 8 kilometer dari puncak.

Baca Juga:  300 Motor Terjaring Balap Liar di Arteri Porong Sidoarjo

Di luar jarak itu, masyarakat juga dilarang mendekati area sejauh 500 meter dari tepi sungai di sepanjang Besuk Kobokan, karena berpotensi terlanda awan panas dan aliran lahar yang bisa meluas hingga 13 kilometer.

“Warga juga diimbau tidak beraktivitas dalam radius tiga kilometer dari kawah atau puncak karena rawan lontaran batu pijar,” kata Liswanto.

PVMBG turut mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap potensi awan panas guguran, aliran lava, dan lahar hujan, terutama di sepanjang aliran sungai yang berhulu di puncak Semeru seperti Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat. Aliran lahar juga dapat meluas ke sungai-sungai kecil yang menjadi anak Besuk Kobokan.(BS/za)

Berita Terkait

Kecelakaan 3 Truk di Tol Ngawi-Solo, 1 Tewas dan 4 Luka
3 Korban Ledakan Ruko Pakuwon City Jalani Operasi di RSUD Soetomo
2 Korban Ledakan Pakuwon City Jalani Operasi, Kini Dirawat di ICU
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram
Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:46 WIB

Kecelakaan 3 Truk di Tol Ngawi-Solo, 1 Tewas dan 4 Luka

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:17 WIB

3 Korban Ledakan Ruko Pakuwon City Jalani Operasi di RSUD Soetomo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:43 WIB

2 Korban Ledakan Pakuwon City Jalani Operasi, Kini Dirawat di ICU

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Berita Terbaru

Kondisi kecelakaan pasca alami kecelakaan di Tol Ngawi-Solo. (Foto: Gakum Polres Ngawi/Ist)

Bicara Jatim

Kecelakaan 3 Truk di Tol Ngawi-Solo, 1 Tewas dan 4 Luka

Rabu, 7 Okt 2026 - 13:46 WIB

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB