Koperasi Merah Putih Surabaya Siap Diluncurkan September 2025

- Publisher

Jumat, 15 Agustus 2025 - 15:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Salah satu koperasi yang disiapkan untuk koperasi merah putih/dok.bicarasurabaya.com

i

Salah satu koperasi yang disiapkan untuk koperasi merah putih/dok.bicarasurabaya.com

Bicarasurabaya.com – Koperasi Merah Putih yang digagas sebagai upaya pemberdayaan masyarakat dan pengendalian inflasi di Kota Surabaya, Jawa Timur, akan segera diluncurkan secara serentak pada bulan September 2025 mendatang. Persiapan peluncuran ini ditinjau langsung oleh Kementerian Koperasi (Kemenkop) Republik Indonesia (RI) di salah satu lokasi, yaitu Koperasi di Pasar Tambakrejo, Kecamatan Simokerto, Surabaya, Kamis (14/8/2025).

Deputi Pengembangan Usaha Kemenkop RI, Panel Barus menjelaskan bahwa Koperasi Merah Putih ini akan menyediakan 19 komoditas kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, seperti gula, beras, telur, minyak, daging, dan ikan. Sebanyak 153 gerai sembako akan tersebar di berbagai kelurahan di Kota Surabaya.

“Kunjungan ini untuk mengecek kesiapan Koperasi Merah Putih yang rencananya akan diresmikan langsung oleh Menteri Koperasi RI pada bulan September nanti,” ujar Panel Barus.

Dalam kesempatan tersebut, Panel Barus juga menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) yang diadakan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Forum Rektor Indonesia dan Majelis Tinggi Negeri Indonesia di Universitas Negeri Surabaya (Unesa). Rakor ini membahas peran perguruan tinggi dalam mengatasi kemiskinan dan pemberdayaan masyarakat.

“Kami mengajak dan ingin mengikutsertakan kampus-kampus dalam program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih ini. Kampus dapat berperan dalam pendampingan koperasi dan pelatihan SDM koperasi,” jelasnya.

Koperasi Merah Putih ini merupakan transformasi dari koperasi konsumen yang sebelumnya telah ada. Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya berperan sebagai instrumen untuk pengendalian inflasi melalui koperasi ini.

“Konsep Koperasi Kelurahan di Surabaya ini berbeda dengan koperasi di daerah pedesaan. Titik beratnya lebih pada koperasi konsumen pasar perkotaan. Diharapkan kehadiran koperasi ini dapat memberikan dampak positif, di mana masyarakat bisa membeli kebutuhan barang konsumsi dengan harga yang murah,” imbuhnya.

Baca Juga:  Koperasi Merah Putih Jadi Rantai Pasok Hotel, Surabaya Siapkan Skema Baru

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, dan Perdagangan (Dinkopumdag) Surabaya, Febrina Kusumawati menambahkan, untuk mendukung operasional Koperasi Merah Putih, akan didorong hasil usaha dari 153 koperasi yang ada. Selain itu, para pengurus koperasi juga telah dilatih dan diberikan perspektif mengenai bagaimana koperasi kelurahan ini harus memiliki hak di level kota.

“153 koperasi ini nantinya, akan didorong untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Surabaya,” jelas Febri sapaan akrabnya.

Di tingkatan kota, akan dibentuk Distribution Center untuk mencari dan mendistribusikan barang-barang yang dibutuhkan oleh 153 koperasi primer. Misalnya, jika penduduk Surabaya membutuhkan 1.000 ton beras, maka harus ada distributor atau depot yang bisa mendatangkan beras dari kabupaten tetangga.

Baca Juga:  Transaksi Koperasi Merah Putih Jatim Tembus Rp 17,45 Miliar

“Secara konsep, semua sudah matang dan akan didukung oleh aplikasi. Kami berharap bulan depan Menteri Koperasi bisa datang ke Surabaya dan mengumumkan ke publik bahwa Surabaya bisa menjadi contoh koperasi dengan karakter kota, sehingga 97 kota lainnya bisa belajar di sini,” pungkasnya.

Koperasi Merah Putih diharapkan dapat memberikan manfaat bagi anggotanya, yaitu masyarakat Surabaya, dengan menyediakan barang-barang kebutuhan dengan harga yang murah. Selain itu, koperasi ini juga diharapkan dapat meningkatkan posisi tawar produsen melalui keanggotaan koperasi. (BS01)

Berita Terkait

Kecelakaan 3 Truk di Tol Ngawi-Solo, 1 Tewas dan 4 Luka
3 Korban Ledakan Ruko Pakuwon City Jalani Operasi di RSUD Soetomo
2 Korban Ledakan Pakuwon City Jalani Operasi, Kini Dirawat di ICU
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram
Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:46 WIB

Kecelakaan 3 Truk di Tol Ngawi-Solo, 1 Tewas dan 4 Luka

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:17 WIB

3 Korban Ledakan Ruko Pakuwon City Jalani Operasi di RSUD Soetomo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:43 WIB

2 Korban Ledakan Pakuwon City Jalani Operasi, Kini Dirawat di ICU

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Berita Terbaru

Kondisi kecelakaan pasca alami kecelakaan di Tol Ngawi-Solo. (Foto: Gakum Polres Ngawi/Ist)

Bicara Jatim

Kecelakaan 3 Truk di Tol Ngawi-Solo, 1 Tewas dan 4 Luka

Rabu, 7 Okt 2026 - 13:46 WIB

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB