Sungkem dan Air Mata Warnai Perpisahan Siswa Kelas VI

- Publisher

Sabtu, 21 Juni 2025 - 15:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Proses sungkeman siswa yang lulus kepada orang tuanya bikin haru/dok.bicarasurabaya.com

i

Proses sungkeman siswa yang lulus kepada orang tuanya bikin haru/dok.bicarasurabaya.com

Bicarasurabaya.com – Suasana haru menyelimuti halaman SDN Kepunten Tulangan dalam acara Pentas Seni dan Pelepasan Kelas VI, Sabtu (21/6/2025). Momen paling menyentuh terjadi ketika para siswa kelas VI, dengan langkah pelan dan mata berkaca-kaca, maju ke hadapan orang tua mereka untuk menyerahkan setangkai bunga. Setelah memberikan bunga, mereka langsung bersimpuh dan sungkem, memohon doa restu dan maaf atas segala khilaf selama ini.

Sontak pemandangan itu mengguncang emosi. Satu per satu orang tua tak mampu membendung air matanya. Tangis haru pecah di mana-mana. Pelukan hangat dan isak tangis menyatu dalam keheningan yang sarat makna, menjadi penanda kuat bahwa hari itu bukan sekadar seremoni kelulusan, melainkan perpisahan penuh cinta dan restu dari rumah pertama mereka: SDN Kepunten.

Baca Juga:  Musrembang Digelar, Pendidikan dan Kesehatan Jadi Program Prioritas

“Ibu sudah maafkan nak. Semoga pean bisa terus melanjutkan pendidikan hingga sukses,” kata seorang ibu sambil memeluk anaknya itu.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain acara perpisahan, moment tersebut menjadi ajang unjuk kreativitas. Berbagai pementasan dari perwakilan kelas 1-5 dilakukan dengan spektakuler, termasuk penampilan dari ekstrakulikuler pramuka dan juga drumband.

Fathin Amiratul Ummah, siswi kelas 1 SDN Kepunten saat membacakan puisi/dok.bicarasurabaya.com
Fathin Amiratul Ummah, siswi kelas 1 SDN Kepunten saat membacakan puisi/dok.bicarasurabaya.com

Salah satu penampilan yang mencuri perhatian datang dari Fathin Amiratul Ummah, siswi kelas 1 yang tampil membacakan puisi dengan suara lantang dan penuh penghayatan, dan bahkan tanpa membaca teks. Tubuhnya memang masih kecil dan masih berusia 7 tahun, tapi suaranya menggelegar. Keberaniannya membuat decak kagum para hadirin, bahkan disebut-sebut layaknya seorang pembaca puisi profesional.

Baca Juga:  48 Ribu Siswa di Jatim Terima Bantuan Pendidikan Rp1 Juta per Tahun

“Bahagia bisa tampil. Alhamdulillah tidak takut tampil di panggung karena sudah terbiasa ikut lomba-lomba, dan sering juara juga,” katanya ditemui di belakang panggung.

Sementara itu, dalam sambutannya Kepala SDN Kepunten Dwi Setyo Muji Lestari menyampaikan pesan haru dan harapan kepada seluruh siswa yang telah menyelesaikan tahun ajaran ini, khususnya bagi siswa kelas VI.

“Selamat kepada anak-anakku semua yang telah menyelesaikan pembelajaran selama satu tahun ini. Kami juga sudah membagikan laporan kegiatan sebagai bentuk pertanggungjawaban pendidikan selama ini,” kata Lestari.

Prosesi pelepasan siswa/dok.bicarasurabaya.com
Prosesi pelepasan siswa/dok.bicarasurabaya.com

Ia juga menyampaikan bahwa sekitar enam tahun lalu orang tuanya mengantar ke SDN Kepunten mungkin masih malu-malu dan kadang masih harus dijaga di awal-awal masuk. Namun, kini anak itu sudah tumbuh menjadi anak-anak yang percaya diri, dan siap menempuh pendidikan selanjutnya. “Apa yang sudah baik tolong dijaga, kalau bisa ditingkatkan ke depannya,” ujarnya.

Baca Juga:  Khofifah Kagum Produk Siswa SMKN 1 Buduran Tembus Global

Beliau juga mengajak seluruh siswa dan orang tua untuk selalu mengiringi perjalanan pendidikan anak-anak dengan doa. “Di momen ini, tolong selalu diiringi dengan doa supaya dalam menempuh ilmu selalu diberikan ilmu yang barokah. Semoga SDN Kepunten terus bisa menjadi sekolah yang ramah anak dan mewadahi potensi setiap peserta didik,” katanya.

Acara ditutup dengan pelepasan simbolik siswa kelas VI dan doa bersama. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa SDN Kepunten Tulangan tak hanya fokus pada akademik, namun juga pengembangan karakter, seni, dan budaya sejak usia dini. (BS01)

Berita Terkait

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
UMK Jatim 2027 Belum Dibahas, Buruh Dorong Kenaikan 5-9%
Modifikasi Cuaca Digelar Lagi di Jatim, Lahan Tembakau Jadi Pengecualian
Khofifah: Combine Harvester Pangkas Panen dari 3 Hari Jadi 1 Jam per Hektare
Putri Pendiri NU KH Abdul Wahab Chasbullah Nyai Mahfudhoh Aly Ubaid Wafat
Emil Dardak Dorong Akses Informasi Beasiswa Diperluas untuk Anak Muda Jatim
Batik Jatim Berlayar, Khofifah Bidik Pasar Global dan Ekonomi Kreatif

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:02 WIB

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 08:21 WIB

UMK Jatim 2027 Belum Dibahas, Buruh Dorong Kenaikan 5-9%

Selasa, 6 Oktober 2026 - 07:52 WIB

Modifikasi Cuaca Digelar Lagi di Jatim, Lahan Tembakau Jadi Pengecualian

Senin, 5 Oktober 2026 - 13:51 WIB

Khofifah: Combine Harvester Pangkas Panen dari 3 Hari Jadi 1 Jam per Hektare

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB