Kidzania Surabaya, Kota Mini dengan 90 Profesi yang Siap Berikan Pengalaman Bekerja Bagi Anak

- Publisher

Sabtu, 19 April 2025 - 19:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana di dalam Kidzania Surabaya/dok.bicarasurabaya.com

i

Suasana di dalam Kidzania Surabaya/dok.bicarasurabaya.com

Bicarasurabaya.com – Di tengah maraknya tempat hiburan anak, Kidzania Surabaya hadir dengan konsep yang berbeda. Tak hanya menghibur, tapi juga mendidik. Mengusung konsep edutainment, Kidzania menawarkan pengalaman unik nan seru bagi anak-anak untuk bermain, belajar bekerja dan mengelola keuangan dalam miniatur kota yang dirancang menyerupai dunia nyata.

Berlokasi di Lagoon Avenue Sungkono Mall, Kidzania Surabaya menghadirkan 45 establishment dengan 90 profesi yang dapat dipelajari oleh anak-anak. Dengan luas area 4.500 meter persegi, anak-anak usia 2-16 tahun bisa menjajal berbagai profesi seperti dokter, pilot, jurnalis, barista, pekerja pabrik mie, biscuit, penyiar TV, hingga penyanyi karaoke.

Marketing Communication Manager Kidzania Surabaya Ustika Rizky mengatakan setiap anak akan “bekerja” selama sekitar 20–25 menit di masing-masing establishment. Mereka akan mendapatkan edukasi tentang proses produksi hingga pemasaran dari produk yang mereka representasikan.

Setelah bekerja, mereka akan mendapatkan gaji dalam bentuk mata uang Kidzos. Uang tersebut bisa ditabung melalui ATM khusus atau dibelanjakan di dalam area Kidzania. Dengan sistem ini, anak-anak diperkenalkan pada dunia kerja dan konsep literasi keuangan sejak dini.

“Kalau mau dapat uang, harus kerja dulu. Konsep ini kami terapkan agar anak-anak belajar seperti mama dan papanya di dunia nyata,” kata Tika –sapaan Ustika Rizky, Sabtu (19/4/2025).

Adapun Beberapa establishment favorit di antaranya adalah Soklin, RTV (penyiaran TV), NAV Karaoke, Kapal Api, Alfamart, dan Finna. Anak-anak banyak belajar dan bekerja di establishment itu karena biasanya langsung mendapatkan produk yang mereka buat di tempat tersebut.

Baca Juga:  Dukung Generasi Digital, Biznet Luncurkan Wahana Interaktif di KidZania Surabaya

“Karena anak-anak diajari dari awal produksi hingga akhir, akhirnya pembelajaran itu melekat. Bahkan, banyak orang tua yang menceritakan anak-anaknya kini sudah bisa mencuci dan melipat baju sendiri usai bermain di Kidzania,” katanya.

Suasana di pintu masuk Kidzania Surabaya/dok.bicarasurabaya.com
Suasana di pintu masuk Kidzania Surabaya/dok.bicarasurabaya.com

Kini, Kidzania Surabaya menjadi primadona saat akhir pekan maupun saat libur Panjang. Pada saat libur Panjang natal dan tahun baru lalu, pengunjung di tempat tersebut tembus 1000 pengunjung, termasuk dari luar kota hingga luar negeri.

“Kapasitas total kami sebanyak 800–900 pengunjung. Kalau weekend biasanya 500-700 pengunjung. Semoga weekeng ini tembus segitu atau bahkan lebih karena Jumat juga tanggal merah,” jelasnya.

Selain itu, Tika juga menjelaskan bahwa Kidzania Surabaya juga menjadi salah satu destinasi favorit kegiatan sekolah seperti field trip. Dalam sehari, bisa ada dua hingga tiga sekolah yang datang, masing-masing membawa 100-400 siswa. “Kalau di sekolah, anak-anak hanya belajar secara visual. Di sini mereka langsung praktik, dan itu jauh lebih membekas, guru-gurunya sering bilang begitu,” ujarnya.

Baca Juga:  Dukung Generasi Digital, Biznet Luncurkan Wahana Interaktif di KidZania Surabaya

Harga tiket Kidzania bervariasi, mulai dari Rp 225.000 untuk anak-anak pada hari biasa dan Rp 250.000 saat akhir pekan. Orang dewasa dikenai tarif Rp 150.000, sementara balita di bawah 2 tahun masuk gratis.

Saat ini Kidzania telah hadir di 17 negara dan menjadi pionir edutainment global. Di Surabaya, konsep ini membuktikan bahwa masa depan bisa dipelajari sambil bermain—dengan serius namun tetap menyenangkan. (BS01)

Berita Terkait

Minim Ruang Bermain, Anak Makam Rangkah Belajar Menanam Harapan Lewat Toga
Majelis Salakan Diluncurkan, Alumni Annuqayah Perkuat Jejaring untuk Masa Depan Pesantren
Sentuhan Chef Syahril Warnai Iftar Eksklusif di Hotel Santika Premiere Gubeng Surabaya
Rayakan Lebaran Lebih Hangat, ARTOTEL TS Suites Surabaya Hadirkan Hampers dan Paket Halal Bi Halal Istimewa
Mahasiswa UPN “Veteran” Jatim Sulap Lahan RW 02 Sidotopo Jadi Kebun TOGA Produktif
Belajar Toleransi Sejak Dini, Anak Panti Ulul Azmi Diajak Memahami Bhinneka Tunggal Ika
Live Cooking hingga Grand Prize: Iftar Spektakuler ARTOTEL TS Suites Surabaya Jadi Buruan Warga
Bernuansa Timur Tengah, Hotel Santika Premiere Surabaya Tawarkan 300 Menu Iftar

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 19:56 WIB

Minim Ruang Bermain, Anak Makam Rangkah Belajar Menanam Harapan Lewat Toga

Minggu, 17 Mei 2026 - 20:21 WIB

Majelis Salakan Diluncurkan, Alumni Annuqayah Perkuat Jejaring untuk Masa Depan Pesantren

Rabu, 18 Maret 2026 - 16:20 WIB

Sentuhan Chef Syahril Warnai Iftar Eksklusif di Hotel Santika Premiere Gubeng Surabaya

Rabu, 18 Maret 2026 - 14:50 WIB

Rayakan Lebaran Lebih Hangat, ARTOTEL TS Suites Surabaya Hadirkan Hampers dan Paket Halal Bi Halal Istimewa

Senin, 9 Maret 2026 - 15:38 WIB

Mahasiswa UPN “Veteran” Jatim Sulap Lahan RW 02 Sidotopo Jadi Kebun TOGA Produktif

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB