Hati-hati! Ada Oknum yang Mengaku Petugas PDAM

- Publisher

Kamis, 23 Januari 2025 - 18:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bicarasurabaya.com – PDAM Surya Sembada Kota Surabaya kembali mengingatkan masyarakat akan maraknya modus penipuan yang terjadi. “Kami selalu mengingatkan pelanggan, agar mengenali dengan baik petugas PDAM yang datang ke rumah, baik itu untuk mencatat atau mengganti meter,” ujar Arief Wisnu Cahyono, Direktur Utama PDAM Surya Sembada.

PDAM Surabaya gerak cepat menyikapi pemberitaan terkini mengenai aksi kejahatan oleh pelaku yang mengaku sebagai petugas PDAM di Jalan Achmad Jaiz, Peneleh, Surabaya. Salah satu yang dilakukannya dengan menggencarkan kembali sosialisasi mengenai seragam, atribut dan tanda pengenal petugas PDAM supaya masyarakat dapat lebih waspada dan berhati-hati.

“Perlu kami informasikan, saat bertugas pencatatan meter, Petugas PDAM tidak datang bergerombol/beramai-ramai melainkan hanya satu orang untuk mencatat dengan menggunakan telepon genggam yang langsung terkoneksi ke sistem kami di pusat data. Masing-masing petugas punya zona/wilayah sendiri yang sudah dibagi. Petugas PDAM ketika ke lokasi bekerja/ ke rumah pelanggan seluruhnya dilengkapi seragam, kartu identitas, dan surat tugas resmi/ SPK (Surat Perintah Kerja),” terang Arief Wisnu Cahyono.

Ia memastikan Petugas PDAM tidak sampai masuk ke dalam rumah, tugasnya hanya memotret dan mencatat angka meter dari meteran PDAM yang biasanya berada di luar rumah/ di dalam pagar. Begitu juga dengan petugas penggantian meter. “Jadi jika ada oknum yang mengaku petugas dan memaksa masuk ke dalam rumah, pelanggan patut waspada,” lanjut pria yang akrab disapa Wisnu ini.

Di masyarakat, hal-hal terkait air sering diidentikkan dengan PDAM contohnya ketika ada oknum yang menjual papan catat angka meter dan sebagainya. “Padahal PDAM tidak menyarankan pelanggan mencatat menggunakan papan tersebut karena pelanggan dapat mencatat meter mandiri melalui Aplikasi CIS (Customer Information System) PDAM,” ungkap Arief Wisnu.

Baca Juga:  Tutup Festival Band Pelajar, Wali Kota Eri Berkomitmen terus Menggali Bakat dan Minat Anak Muda Surabaya

Kadang masyarakat masih menganggap orang yang datang ke rumah menangani masalah air dianggap sebagai petugas PDAM tanpa melihat atribut/surat tugas resmi. Kesalahpahaman inilah yang sering dimanfaatkan oleh oknum tidak bertanggung jawab untuk melakukan penipuan atau kejahatan dengan mengatasnamakan PDAM.

Sekali lagi ia mengimbau agar masyarakat selalu waspada dengan oknum yang mengaku-ngaku petugas PDAM. Adapun ciri-ciri petugas resmi Petugas PDAM memiliki surat tugas/ surat perintah kerja, menggunakan seragam lengkap, menggunakan tanda pengenal.

“Petugas kami juga tidak menerima pembayaran tunai. Transaksi hanya bisa dilakukan secara online di minimarket, kantor pos, bank, e-commerce atau payment point online bank (PPOB) dengan tanda bukti berupa struk resmi dari tempat pembayaran, bukan kuitansi yang dijual bebas di pasaran,” tambah pria alumni Institut Teknologi Sepuluh Nopember ini.

Baca Juga:  PDAM Surya Sembada Pastikan Pelayanan Tetap Beroperasi 24 Jam Selama Libur Lebaran 2024

Pemahaman tentang PDAM dan kelengkapan petugas yang ke rumah pelanggan sangat penting agar masyarakat tidak menjadi korban penipuan dengan modus seperti di atas.

Aplikasi CIS PDAM kami sediakan untuk memudahkan pelanggan menjangkau layanan PDAM. Dengan Aplikasi CIS pelanggan dapat melaporkan gangguan langsung dari HP dan dapat mencatat meter secara mandiri tiap bulannya.

Apabila pelanggan merasa bingung, ragu atau curiga dengan oknum yang mengaku sebagai petugas, pelanggan dapat menghubungi Call Center PDAM 24 jam bebas pulsa di 08001926666/ WA Center di 08123316666. (BS01)

Berita Terkait

Kecelakaan 3 Truk di Tol Ngawi-Solo, 1 Tewas dan 4 Luka
3 Korban Ledakan Ruko Pakuwon City Jalani Operasi di RSUD Soetomo
2 Korban Ledakan Pakuwon City Jalani Operasi, Kini Dirawat di ICU
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram
Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:46 WIB

Kecelakaan 3 Truk di Tol Ngawi-Solo, 1 Tewas dan 4 Luka

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:17 WIB

3 Korban Ledakan Ruko Pakuwon City Jalani Operasi di RSUD Soetomo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:43 WIB

2 Korban Ledakan Pakuwon City Jalani Operasi, Kini Dirawat di ICU

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Berita Terbaru

Kondisi kecelakaan pasca alami kecelakaan di Tol Ngawi-Solo. (Foto: Gakum Polres Ngawi/Ist)

Bicara Jatim

Kecelakaan 3 Truk di Tol Ngawi-Solo, 1 Tewas dan 4 Luka

Rabu, 7 Okt 2026 - 13:46 WIB

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB