Geger! Tim Penjinak Bom Evakuasi Tas Misterius di Kantor Kelurahan

Tim Gegana Polda Jatim melakukan evakuasi tas mencurigakan di pagar Kantor Kelurahan Pacar Kembang, Tambaksari Surabaya /Ist
Tim Gegana Polda Jatim melakukan evakuasi tas mencurigakan di pagar Kantor Kelurahan Pacar Kembang, Tambaksari Surabaya /Ist

Bicarasurabaya.com – Kantor Kelurahan Pacar Kembang di Jalan Bronggalan II, Kecamatan Tambaksari, Surabaya, digegerkan dengan penemuan tas slempang yang misterius, Rabu (14/10/2020) malam. Tas warna merah itu ditemukan oleh petugas linmas tepat di halaman kantor kelurahan.

Kapolsek Tambaksari AKP Akay Fahli menceritakan kronologi penemuan tas tersebut. Awalnya, tas itu ditemukan oleh salah satu petugas Linmas. Tas itu bergantung di pagar Kantor Kelurahan Pacar Kembang.

“Karena ada laporan itu, kami langsung berkoordinasi dengan Polrestabes Surabaya, kemudian dihubungkan dengan tim gegana dan tim penjinak bom, tak lama kemudian tim itu datang,” kata Akay di Polsek Tambaksari, Rabu (14/10/2020).

Baca Juga:  Antisipasi Demo Buruh, Polrestabes Surabaya Gelar Rakor

Ia juga menjelaskan bahwa setelah ditemukan tas itu, petugas Linmas itu bertanya satu persatu kepada pegawai kelurahan tentang tas itu. Dan ternyata tidak ada yang mengakui pemilik tas itu. Bahkan, ia juga menanyakan kepada warga sekitar dan ternyata tidak ada yang tahu.

“Kemudian petugas linmas melapor kepada kita. Kemudian anggota mengecek lokasi. Tas tersebut bertuliskan CO2. Dari itu kami khawatir ada apa-apa isinya, (diduga) gas beracun dan lain-lain karena tulisannya berbahaya,” ungkap Akay.

Baca Juga:  Polisi Masih Selidiki Penemuan Tas Mencurigakan di Kantor Kelurahan

Setelah tim penjinak bom datang, mereka langsung mengevakuasi tas tersebut dan sekitar lokasi langsung diblokade oleh petugas. Setelah dicek oleh tim, ternyata dipastikan bahwa tas tersebut bukan benda berbahaya.

“Setelah dipastikan aman, tas itu dibawa ke polsek. Dibuka ternyata isinya cuma satu selang tabung gas, dua regulator tabung gas, satu buku kitab bertuliskan arab, dan satu masker medis warna hijau. Itu saja isinya,” kata Akay.

Baca Juga:  Polisi Kejar Pelaku Perusakan CCTV di Kawasan Grahadi

Oleh karena itu, ia berharap warga tidak perlu resah dengan penemuan tas tersebut. Sebab, tas itu tidak berbahaya. Ia juga meminta tidak dikait-kaitkan dengan hal-hal lainnya, karena saat ini di masa pandemi dan juga masih suasana Pilkada Surabaya. “Masyarakat jangan resah, karena tas ini tidak ada isinya yang membahayakan,” tegasnya.

Meski terbilang aman, namun ia memastikan akan menyelidiki kepemilikan tas tersebut. Salah satunya dengan mencari rekaman CCTV yang ada di sekitar lokasi. (BS01)