Diundang Komunitas Buddhis, Armuji Berkomitmen Perhatikan Kaum Minoritas


Bicarasurabaya.com- Calon Wakil Wali Kota Surabaya Armuji terus menggali persoalan tentang Kota Surabaya yang belum sampai ke telinganya. Menurutnya, ini penting untuk dijadikan pijakan ketika memimpin Surabaya bersama Calon Wali Kota Eri Cahyadi.

Salah satu yang dilakukan Armuji adalah terus turun ke bawah, ke tengah-tengah masyarakat, termasuk komunitas warga Buddhis. Armuji pun sempat berdiskusi dengan mereka tentang Surabaya dan bagaimana ke depannya.

“Kita diundang oleh mereka untuk saling bercerita. Surabaya adalah rumah besar bagi semua orang. Jangan ada diskriminasi. Kaum minoritas harus diperhatikan. Semua bebas beribadah sesuai keyakinan masing-masing. Itulah yang sudah dilakukan Bu Risma, dan akan kami teruskan,” ujar Cak Ji, sapaan Armuji.

Baca Juga:  Risma Mengaku Sudah Ambil Cuti Kampanye Tiap Pekan Mulai Oktober Hingga Desember

Cak Ji juga mengapresiasi langkah warga Buddhis di Surabaya yang terus berbagi kepada sesama. Tercatat sudah 168 hari berjalan membagi-bagikan nasi bungkus pada jam makan siang kepada masyarakat Surabaya dari berbagai daerah yang menjadi dampak korban Covid-19.

“Ini merupakan bentuk kepedulian sosial yang tinggi. Luar biasa. Perlu digarisbawahi, apa yang dimakan itu, sama seperti yang dibagikan ke orang-orang,” puji Cak Ji.

Sementara itu, perwakilan kelompok Budhis Surabaya, Hudi mengatakan, jika mereka adalah bagian dari warga Kota Surabaya yang menginginkan kota ini yang sudah baik menjadi lebih baik.

Baca Juga:  Eri-Armuji Unggul Telak di Survei SMRC, PDIP: Bukti Semuanya Total Bergerak

“Jadi apa yang kami sampaikan adalah mendengarkan aspirasi warga atau harapan warga. Kami percaya bila mereka (Eri Cahyadi dan Armuji) terpilih menjadi pemimpin yang amanah, tentunya tidak mungkin macam-macam,” ujarnya. (BS01)