Tim Swab Hunter Terus Beraksi, Semalam Jaring 213 Pelanggar Prokes

Tim Swab Hunter saat mengamankan seorang pria tak bermasker | Ist

Bicara Surabaya – Tim Swab Hunter yang berada di masing-masing kecamatan Surabaya terus beraksi menyasar pelanggar protokol kesehatan (prokes). Bahkan pada Sabtu (3/10/2020) malam, Tim Swab Hunter menjaring 213 orang pelanggar prokes.

Ratusan orang yang terjaring itu pun langsung dilakukan tes swab di lima titik lokasi yang telah disiapkan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya.

Wakil Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Surabaya, Irvan Widyanto mengatakan, operasi prokes yang dilakukan Tim Swab Hunter pada Sabtu (3/10) malam, menyasar di tempat-tempat keramaian. Seperti, kedai kafe, resto, angkringan dan beberapa lokasi yang menjadi tempat nongkrong para pemuda. Hal ini dilakukan semata-mata demi melindungi warga dan mencegah penyebaran Covid-19.

“Kali ini Tim Swab Hunter melakukan giat swab tes di beberapa lokasi yang tersebar di lima wilayah Surabaya, dengan sasaran tempat-tempat keramaian. Kegiatan ini dilaksanakan mulai pukul 20.00 WIB,” kata Irvan di kantornya, Minggu (4/10/2020).

Baca Juga:  Polri Tetapkan Delapan Tersangka Kasus Kebakaran Gedung Kejagung

Kepala BPB dan Linmas ini menjelaskan, dari lima wilayah itu terdiri dari Surabaya Pusat, Utara, Selatan, Timur dan Barat. Dengan rincian, di Surabaya Pusat diikuti Tim Swab Hunter tiga wilayah kecamatan. Yakni, Kecamatan Tambaksari menjaring 30 pelanggar prokes, Kecamatan Genteng 10 orang dan Kecamatan Gubeng 29 orang.

“Sementara untuk lokasi test swab Surabaya Pusat ditempatkan di Gelanggang Remaja Surabaya. Dengan total diikuti 69 orang pelanggar prokes dari tiga wilayah kecamatan,” ungkap dia.

Kemudian, di Surabaya Selatan, Tim Swab Hunter menggelar operasi di lima wilayah kecamatan. Yakni, Kecamatan Sawahan menjaring 27 orang pelanggar prokes, Kecamatan Dukuh Pakis 15 orang, Kecamatan Wiyung 10 orang, Kecamatan Jambangan 16 orang dan Kecamatan Wonocolo 4 orang.

“Untuk wilayah Surabaya Selatan lokasi tes swab dipusatkan di Park and Ride Jl Mayjend Sungkono, dengan total diikuti sebanyak 72 orang,” jelas Irvan.

Baca Juga:  Berniat Cari Ikan, Bocah 14 Tahun Tenggelam di Sungai Kalimas Ngagel

Sedangkan di Surabaya Utara, Tim Swab Hunter menggelar operasi di tiga wilayah kecamatan dan berlangsung mobile yang dilakukan Asuhan Rembulan. Rinciannya, Kecamatan Semampir menjaring 2 orang pelanggar prokes, Kecamatan Kenjeran 10 orang, Kecamatan Pabean Cantikan 2 dan Asuhan Rembulan 8 orang.

“Di wilayah Surabaya Utara lokasi tes swab kita pusatkan di Eks Kantor Kejari Jl Kasuari, dengan total diikuti 22 orang,” terangnya.

Selanjutnya di wilayah Surabaya Timur, operasi pelanggar protokol kesehatan dilaksanakan Tim Swab Hunter di dua kecamatan. Yakni, Kecamatan Sukolilo menjaring 8 orang pelanggar prokes dan Kecamatan Gunung Anyar 15 orang.

“Di wilayah Surabaya Timur test swab ditempatkan di Park and Ride Jl Arif Rahman Hakim, dengan total diikuti 23 orang,” papar Irvan.

Terakhir, di wilayah Surabaya Barat, operasi pelanggar protokol kesehatan dilaksanakan Tim Swab Hunter di lima kecamatan. Dengan rincian, Kecamatan Tandes menjaring 6 orang pelanggar prokes, Kecamatan Benowo 8 orang, Kecamatan Pakal 7 orang, Kecamatan Asemrowo 3 orang dan Kecamatan Lakarsantri 3 orang. Di wilayah Surabaya Barat, lokasi tes swab dipusatkan di Halaman Kantor Kecamatan Tandes, dengan total diikuti 27 orang.

Baca Juga:  Sejumlah Fasilitas Publik Dirusak Oknum Pendemo, Risma Turun Tangan

“Jadi total keseluruhan sebanyak 213 orang yang terjaring operasi prokes pada Sabtu malam di lima wilayah Surabaya dan langsung mengikuti swab tes,” terang Irvan.

Pria yang dinobatkan sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) Indonesia Inspiratif 2018 itu menambahkan, Tim Swab Hunter yang berada di tiap kecamatan akan terus masif menggelar operasi protokol kesehatan di masing-masing wilayahnya. Tujuannya tak lain, untuk melindungi warga dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

“Jadi Tim Swab Hunter itu terdiri dari tiga pilar, yakni Kecamatan, Polsek, dan Koramil. Dan ini akan terus dilakukan oleh teman-teman demi memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Ayo kita selalu disiplin menjaga protokol kesehatan dengan biasakan yang tidak biasa,” pungkasnya. (BS02)