Dengan Protokol Ketat, Pelajar di Surabaya Ikuti Program Imunisasi di Sekolah

Bicara Surabaya
Seorang pelajar SD sedang mengikuti imunisasi di sekolahnya /Ist

BicaraSurabaya.com – Sejak kemarin, Rabu (14/10/2020), pelajar di Surabaya mengikuti imunisasi serentak yang berlangsung di masing-masing sekolah. Dengan menerapkan protokol kesehatan ketat, para pelajar itu datang ke sekolah sesuai dengan jadwal dan sesi masing-masing.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya, Febria Rachmanita mengatakan, meski kegiatan imunisasi digelar sesuai protokol kesehatan (prokes), namun dalam pantuannya para siswa terlihat begitu disiplin saat kegiatan berlangsung.

“Alhamdulillah. Mereka (pelajar) datang semua sesuai dengan yang ada didata. Kegiatan itu berlangsung sekitar pukul 08.00 WIB sampai dengan selesai. Tergantung setiap sesinya,” kata Febria, Kamis (15/10/2020).

Ia menjelaskan, untuk menjaga dan melindungi para pelajar, pemkot menerapkan berbagai disiplin prokes sebelum maupun sesudah kegiatan dimulai. Di antaranya, melakukan penyemprotan disinfektan setiap sesi, pengukuran suhu tubuh sebelum masuk ke sekolah, cuci tangan dan menggunakan hand sanitizer.

“Jadi itu kami terapkan. Termasuk ketika pergantian sesi kami pastikan disemprot disinfektan,” ungkap dia.

Selain itu, Feny – sapaan akrab Febria Rachmanita juga merinci, untuk pelaksanaan imunisasi kemarin, berlangsung di empat titik. Yakni, LB (inklusi) Putra Mandiri, SD Karunia Hidup, SD Negeri Romokalisari, Muhammadiyah 25. Dari empat sekolah itu sasaran siswa yang menerima imunisasi berjenis Measles Rubella (MR) yang ditujukan untuk kelas 1 SD sederajat sebanyak 151 pelajar.

“Untuk pelajar kelas 5 dan 6 dengan jenis imunisasinya adalah Human Papiloma Virus (HPV) 148 orang,” papar dia.

Sementara untuk pelaksanaan imunisasi yang digelar hari ini, berlangsung di 14 lokasi sekolah. Yakni, SDN Babat Jerawat 1, SDN Bulak Banteng, SDS Darul Ilmi, MI Al-Hidayah, SDN Kaliasin 5, MI Muhyidin, SDN Morokrembangan 1, SDN Ngagel Rejo 3, SDN Krembangan Utara, SD Petemon 9, SDN Kandangan 1, SDN Sidosermo 1, SDN Sidotopo Wetan 1 marger dengan Sidotopo Wetan 2 dan SDN Tambak Wedi.

“Untuk jumlahnya total yang menerima HPV sekitar 1.424 pelajar dari kelas 5 dan 6 ya. Kalau untuk MR mencapai 1.056. Semoga besok dan seterusnya diberi kelancaran,” pungkasnya. (BS02)

SHARE: