Bantu Dongkrak Sektor Pariwisata, Mahasiswa ITS Gagas VR Tourism

Pantai Kuta Bali /pixabay

BicaraSurabaya.com – Pandemi Covid-19 mengharuskan semua masyarakat di Indonesia bahkan dunia untuk bekerja dari rumah. Akibatnya, salah satu sektor yang terdampak adalah pariwisata.

Berangkat dari permasalahan tersebut, mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) menggagas sebuah konsep pariwisata dengan nama Virtual Reality (VR) Tourism.

Pencetus ide ini adalah Future Boss Team yang dibentuk oleh dua mahasiswa ITS, yakni, Josua Hasiholan Munthe dan Muhammad Irvansyah.

Ide yang dituliskan dalam esai ini berhasil meraih Juara 2 pada Kompetisi Mahasiswa Nasional Bidang Ilmu Bisnis Manajemen dan Keuangan (KBMK) 2020, pada Bidang Penulisan Essay Ilmiah.

Ketua dari Future Boss Team, Josua Hasiholan Munthe mengungkapkan, bahwa ide ini muncul dari menurunnya perekonomian Indonesia di bidang pariwisata akibat pandemi Covid-19.

“Oleh karena itu, kami mengusulkan skenario baru melalui virtual reality tourism dengan fokus utama adalah pengembangan wisata bersejarah yang berada di Surabaya,” kata mahasiswa Manajemen Bisnis angkatan 2018 ini.

Sementara itu, Muhammad Irvansyah menjelaskan bahwa VR Tourism ini merupakan cara aman, sehat, serta hemat biaya bagi masyarakat yang ingin berwisata di masa pandemi ini. Terlebih adanya permasalahan berupa keresahan masyarakat akibat harus tetap diam di rumah.

“Jadi ini untuk mendongkrak perekonomian di sektor pariwisata dan membantu tingkat psikologi orang-orang yang suka berwisata sejarah di Surabaya,” tutur mahasiswa yang kerap disapa Ivan ini.

Sebelum ide untuk VR Tourism ini benar-benar muncul, mereka diperkenalkan oleh dosen pembimbing mereka dengan alumni ITS yang sebelumnya sudah mengembangkan sistem ini.

“Setelah melihat prototype beliau, dengan informasi dari beberapa media yang menerangkan keresahan masyarakat, maka diusulkanlah ide ini untuk mendongkrak perekonomian di sektor pariwisata juga,” ungkap Ivan.

Berdasarkan poster yang digunakan dalam perlombaan ini, VR Tourism ini nantinya akan bekerja sama dengan berbagai perusahaan atau dengan bantuan travel influencer untuk menarik minat masyarakat. Penggunaan sistem pariwisata ini juga akan diterapkan dengan menggunakan teknologi VR. (BS02)

SHARE: